Wakil Ketua MPR Hadapi Kanker Payudara

Wakil Ketua MPR Hadapi Kanker Payudara

Wakil Pimpinan MPR RI Lestari Moerdijat mengaku idap kanker buah dada HER- 2 Positif. Penyakit itu dikenal terdapat di badannya semenjak Oktober 2016, jadi dapat dikatakan telah 3 tahun ini Lestari berjuang melawan kanker yang terbilang sangat kasar. Jadi Wakil Ketua MPR hadapi kanker payudara tidak pernah menyerah begitu saja.

Statment ini ia sampaikan dalam dialog publik yang mana banyak penyintas kanker pula yang muncul. Dalam peluang itu pula Lestari berikan semangat pada seluruh penderita kanker, spesialnya kanker buah dada HER- 2 Positif.

” Kanker tidak dapat menewaskan harapan serta cinta. Rayakan kehidupan, lalui serta jalanilah. Pakai peluang yang terdapat buat jadi lebih berarti, bermakna, serta bermanfaat,” kata Wakil Pimpinan MPR Lestari Moerdijat di kegiatan Dialog Publik: Berartinya Akses Pelayanan Penyembuhan Bermutu untuk Penderita Kanker Buah dada HER- 2 Positif di Gedung Bibliotek Nasional, Selasa( 29/ 10/ 2019).

Lalu, gimana setelah itu Lestari dapat berjuang hingga saat ini?

Dalam keterangannya, Lestari awal mengenali idap kanker buah dada HER- 2 Positif semenjak Oktober 2016. Sehabis ketahui itu dirinya pernah drop tetapi setelah itu ia memilah bangkit serta lekas bisa jadi melaksanakan aksi penyembuhan.

Pembedahan langsung dicoba pada Desember 2016. Sehabis itu, perjuangannya melawan kanker belum berakhir, sebab ia mesti menempuh aksi chemotherapy pada Januari 2017.

” Aku ketahui persis kalau kecepatan serta ketepanan merupakan salah satunya metode buat kita bisa menanggulangi kasusĀ joker388 yang kita hadapi( kanker buah dada HER- 2 Positif),” ucapnya.

Lestari menerangkan, hingga saat ini penyembuhan belum berakhir. Semenjak 2017 sampai 2018 ia mesti menghadap dokter buat memperoleh pertolongan.” Aku itu 3 minggu sekali mesti ke rumah sakit,” singkatnya.

Hingga kesimpulannya pada 2019, Lestari memohon izin pada dokter pribadinya buat libur sebentar sebab wajib mengurusi Pilpres 2019. Berakhir permasalahan politik, Juli 2019 masuk rumah sakit hingga dikala ini belum berakhir. Setelah itu, September kesimpulannya Lestari kembali menjumpai dokternya.

” Dikala padat jadwal dengan urusan politik, aku ke rumah sakit itu sekali dalam sebulan. Saat ini dokter bilang telah boleh dalam 6 bulan, 18 kali pengobatan terakhir dijalani. Mudah- mudahan ini pengobatan terakhir,” katanya.

Wakil Ketua MPR hadapi kanker payudara dan terus bersemangat agar tidak drop lagi. Lestari meningkatkan, perjuangan ia serta para penyintas lain panjang serta dapat dilalui bila kita bersama- sama. Ia juga mengapresiasi apa yang diinisiasikan Aryanthi Baramuli Gadis, Pimpinan Universal Cancer Informastion and Support Center( CISC).

” CISC ini merupakan penyemangat sekalian ruang supaya penderita kanker terus dapat berjuang serta berikan peluang pada wanita buat memperoleh peluang hidup lebih layak serta hidup panjang, dan bersama- sama dengan keluarga menunaikan tugas serta tanggung jawabnya dengan baik” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *